PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, UKURAN PERUSAHAAN DAN SALES GROWTH TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2017-2020
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dana pihak ketiga, capital adequacy ratio dan non performing loan terhadap return on asset pada perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2018 2020. Permasalahan yang timbul apakah pihak ketiga, capital adequacy ratio dan non performing loan berpengaruh terhadap return on asset? Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh dana pihak ketiga, capital adequacy ratio dan non performing loan terhadap return on asset secara simultan maupun secara parsial. Metode penelitian yang digunakan yaitu Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat memberikan penjelasan tentang hubungan antar variable independen terhadap variable dependen. Populasi penelitian ini adalh seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI periode 2018-2020 berjumlah 43 perusahaan. Sampel penelitian yang ditetapkan sebanyak 41 perusahaan dengan tahun pengamatan adalah 3 tahun. Jadi total keseluruhan pengamatan adalah 123 pengamatan. Variabel-variabel dana pihak ketiga, capital adequacy ratio, non performing loan dan return on asset diukur dengan menggunakan skala rasio, dan data diperoleh adalag data sekunder. Analisis data dengan bantuan Software SPSS for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan dana pihak ketiga, capital adequacy ratio, dan non performing loan secara bersama-sama (simultan) berpengaruh terhadap return on asset (Y), dengan diperoleh nilai Ftabel sebesar 2.680 sedangkan nilai Fhitung sebesar 18.986(18.986 > 2.680) pada taraf signifikansi Fsig sebesar 0.000 (0.000 < 0,05). Dana pihak ketiga, capital adequacy ratio dan non performing loan berpengaruh terhadap return on asset ada perusahaan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2018-2020.
Keywords
Dana Pihak Ketiga, Capital Adequacy Ratio, Non Performing Loan, Return On Asset
References
Alfajri. (2016). Pengaruh Profitabilitas, Proporsi Dewan Komisaris, Komite Audit,
dan Karakter Eksekutif Terhadap Penghindaran Pajak (Tax Avoidance) Pada
Perusahaan Property yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2013. Jurnal
Online Mahasiswa Fekon, Vol. 3 No. 1 Hal 1094-1107.
Ainniyya, Mustika Salma. Sumiati, Ati & SUsanti, Santi. (2021). Pengaruh
Leverage, Pertumbuhan Penjualan dan Ukuran Perusahaan terhadap Tax
Avoidance. Riset & Jurnal AKuntansi. 5(2), 525-535
Astari, Novia Putu Ni., Mendra, Yuria Putu Ni & Adiyadnya, Putra Santana Made.
(2019). Pengaruh Pertumbuhan Penjualan, Profitabilitas, Leverage, dan
Ukuran Perusahaan terhadap Tax Avoidance. Kumpulan Hasil Riset
Mahasiswa Akuntansi. 1(1), 166-182
Brigham, Eugene dan Joel F Houston. (2011). Manajemen Keuangan II.
Jakarta:Salemba Empat.
Barli, Harry. (2018). Pengaruh Leverage dan Firm Size terhadap Penghindaran
Pajak (STudi Empiris pada Perusahaan Sektor Property, Real Estate dan
Building Contruction yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun
2013-2017). Jurnal Ilmiah Akuntansi Universitas Pamulang. 6(2), 223-238
Budiman, Judi dan Setiyono. (2012). Pengaruh Karakter Eksekutif Terhadap
Penghindaran Pajak (Tax Avoidance). Semarang: Universitas Islam Sultan
Agung.
Darmawan,I.G.H& I.M Sukartha (2014), “Pengaruh penerapan corporate
Governance, Leverage, Return on Assets dan Ukuran perusahaan pada
Penghindaran pajak” Jurnal Akuntansi ISSN: 2302-8556.Vol.4.No.1
Februari 2014Universitas Udayana Bali
Darsono dan Ashari. (2005). Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan
Edisi 1. Yogyakarta: ANDI.
Fahmi, Irham. (2012). Pengantar Pasar Modal. Bandung: Alfabeta.
Fahmi, Irham. (2013). Analisis Laporan Keuangan. Alfabeta, Bandung.
Forum for Corporate Governance in Indonesia (FCGI). (2003). Corporate
Governance: Tantangan dan Kesempatan bagi Komunitas Bisnis Indonesia.
Jakarta.